Apakah Safe and Sound Protocol membantu mengatasi Misophonia?
Apakah Anda hidup dengan misophonia? Maka Anda tahu betapa sulitnya hal ini. Suara-suara biasa seperti suara pukulan, napas, atau ketukan pena bisa membuat Anda benar-benar kehilangan keseimbangan. Anda terkadang merasa terjebak dalam tubuh Anda sendiri ketika mendengar 'suara-suara pemicu' ini.

Banyak terapi seperti terapi perilaku kognitif sering kali tidak cukup membantu. Oleh karena itu, ada baiknya jika pengobatan baru diteliti. Salah satu metode yang menjanjikan adalah Safe and Sound Protocol (SSP).
Apa yang dimaksud dengan Safe and Sound Protocol?
Safe and Sound Protocol adalah terapi mendengarkan yang dikembangkan oleh Dr Stephen Porges. Terapi ini didasarkan pada Teori Polyvagal tentang bagaimana sistem saraf kita bekerja.
Terapi menggunakan musik yang disaring secara khusus untuk membantu telinga tengah Anda bekerja lebih baik. Dengan menekankan nada tertentu dalam musik, otot-otot di telinga tengah Anda akan terstimulasi. Hal ini akan mengaktifkan bagian penting dari sistem saraf Anda yang memberikan ketenangan dan keamanan.
Mengapa SSP dapat membantu mengatasi misophonia?
Pada misophonia, tubuh Anda bereaksi secara berlebihan terhadap suara tertentu. Ketika Anda mendengar suara pemicu, Anda langsung bereaksi 'melawan atau lari'. Hal ini menyebabkan emosi yang intens seperti kemarahan atau ketakutan.
Teori Polyvagal menyatakan bahwa reaksi ini berasal dari regulasi sistem saraf Anda yang terganggu. SSP dirancang secara tepat untuk membantu memulihkan sistem ini. Hal ini membuatnya logis untuk dicoba pada penderita misophonia.
Hasil awal yang penuh harapan
Misophonia Institute melakukan penelitian kecil tentang efek SSP pada misophonia. Meskipun penelitian ini kecil, hasilnya cukup menjanjikan.
Enam orang dengan misophonia mendengarkan musik yang telah difilter selama lima hari, 30 menit sehari. Hasilnya:
- Keenamnya melaporkan lebih sedikit keluhan misophonia setelah program ini
- Lima dari enam peserta menunjukkan peningkatan yang nyata pada kuesioner
- Peserta bereaksi dengan tidak terlalu keras terhadap suara pemicu mereka
- Beberapa orang tidur lebih nyenyak dan merasa lebih sedikit cemas
Bagian terbaiknya adalah bahwa perbaikannya terus berlanjut. Pada panggilan berikutnya, sebagian besar peserta masih mengalami sedikit ketidaknyamanan, yang mengindikasikan manfaat jangka panjang.
Bagaimana cara kerja SSP pada misophonia?
Ilmu pengetahuan di balik SSP pada misophonia berkisar pada kerja sama antara pendengaran dan sistem saraf Anda. Pada misophonia, amigdala (pusat emosi di otak Anda) sering kali terlalu aktif.
SSP bekerja dalam tiga cara:
- Meningkatkan fungsi otot telinga tengah Anda, yang membantu menyaring suara
- Ini menenangkan sistem saraf Anda
- Ini meningkatkan rasa aman Anda, yang penting ketika Anda merasa terancam oleh suara bising
Hal ini dapat menyebabkan tubuh Anda bereaksi tidak terlalu keras terhadap suara yang memicu.
Apakah SSP cocok untuk semua orang yang mengalami misophonia?
Meskipun hasilnya positif, SSP mungkin tidak bekerja dengan baik untuk semua orang. Misophonia adalah hal yang kompleks dan sering dikaitkan dengan keluhan lain seperti kecemasan, ADHD, atau masalah lain dengan pemrosesan suara.
Faktor-faktor yang dapat memengaruhi seberapa baik SSP bekerja:
- Seberapa parah misophonia Anda
- Sudah berapa lama Anda menderita penyakit ini
- Apakah Anda juga memiliki keluhan lain
- Tingkat kesehatan dan stres Anda secara keseluruhan
Pengalaman pribadi dengan SSP
Di samping penelitian, kisah-kisah pribadi sering kali menceritakan lebih banyak hal. Banyak orang yang mencoba SSP untuk mengatasi misophonia mereka berbagi pengalaman serupa:
"Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, saya bisa duduk di ruangan yang sama dengan pasangan saya sementara dia makan tanpa panik. Seperti ada penyaring antara suara dan reaksi saya terhadapnya." - Seorang peserta dalam penelitian
Yang lain menulis: "Perubahan itu tidak terjadi dengan segera, tetapi setelah sekitar satu minggu, saya menyadari bahwa suara-suara pemicu saya tidak lagi membuat saya takut. Suara-suara itu masih ada, tetapi tubuh saya tidak lagi bereaksi sekeras itu. Seolah-olah seseorang telah menurunkan volume ketakutan saya."
Pengalaman ini menunjukkan bahwa SSP tidak sepenuhnya menghilangkan misofonia, tetapi dapat mengurangi keparahan reaksi Anda. Hal ini membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih tertahankan.
Penelitian di masa depan
Penelitian kecil yang dilakukan oleh Misophonia Institute ini hanyalah permulaan. Penelitian berskala lebih besar diperlukan untuk membuktikan seberapa baik SSP bekerja dan untuk siapa yang terbaik.
Penelitian di masa depan kemungkinan akan berfokus pada:
- Membandingkan SSP dengan perawatan lainnya
- Memprediksi siapa yang akan mendapatkan manfaat paling besar dari SSP
- Mengembangkan protokol khusus untuk misophonia
- Memeriksa efek jangka panjang
Pendekatan kami: akses jangka panjang untuk hasil yang tahan lama
Kami menawarkan akses selama 12 bulan ke SSP sehingga Anda dapat mengulanginya 3-4 kali. Hal ini memastikan hasil yang lebih kuat dan tahan lama dalam banyak kasus. Dalam studi di atas, program ini hanya diselesaikan sekali.
Sumber
- Institut Misophonia. Safe and Sound Protocol untuk Studi Percontohan Misophonia.
- Porges, SW (2011). Teori Polivagal: Landasan Neurofisiologis Emosi, Kelekatan, Komunikasi, dan Regulasi Diri.
- Jastreboff, M. M., & Jastreboff, P. J. (2014). Perawatan untuk penurunan toleransi suara.
- Brout, JJ, dkk. (2018). Menyelidiki misophonia: Tinjauan literatur empiris.
- Sistem Pendengaran Terpadu. Safe and Sound Protocol.
Belum ada tanggapan